Pantauan CNNIndonesia.com, banyak warga yang ingin melihat iring-iringan jenazah Habibie ketika melintas di Jalan H. R. Rasuna Said. Mereka berbondong-bondong mendatangi tepi jalan, lalu memperhatikan iring-iringan. Dari mulai pegawai kantor, pedagang kaki lima, hingga warga biasa yang tinggal di sekitar jalan Rasuna Said.
Mereka bersama-sama menunggu mobil jenazah Habibie melintas. Saat waktunya tiba, mereka tampak diam. Matanya terpaku pada mobil yang membawa jenazah Habibie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak bisa melihat langsung jenazah Habibie karena berada di dalam mobil, mereka tetap antusias untuk menunggu iring-iringan.
Warga berkumpul di tepi jalan untuk melihat iring-iringan jenazah BJ Habibie saat dibawa ke TMP Kalibata (CNN Indonesia/Daniela) |
Tiba di TMP Kalibata
Rombongan dan iring-iringan jenazah BJ Habibie tiba di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 13.33 WIB, Kamis (12/9).
Peti yang dibalut bendera merah putih itu langsung dikeluarkan dari mobil. Selanjutnya sejumlah anggota militer tampak menggotong peti.
Para pembawa peti jenazah melangkah ke lokasi pemakaman di blok M120 dengan musik iringan tim marching band.
Prosesi pemakaman bakal dilakukan dengan upacara kenegaraan yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.
Sebelumnya sekitar pukul 13.05 WIB Presiden Joko Widodo tiba di TMP Kalibata didampingi Iriana Jokowi. Berselang 5 menit setelahnya diikuti Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Mufidah Jusuf Kalla.
Sementara sejumlah tokoh tampak menghadiri pemakaman B.J. Habibie diantaranya istri Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah, Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden Boediono, dan Hamzah Haz.
BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9). Habibie wafat di usianya yang ke-83.
Dia sempat dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. Habibie meninggalkan dua anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia lebih dahulu pada 2010 di Jerman.
Pemerintah kemudian menetapkan hari berkabung nasional hingga 14 September mendatang. Selain itu, kantor-kantor pemerintah baik di dalam mau pun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Sejumlah tokoh nasional langsung melayat ke rumah duka di Patra Kuningan, Jakarta pada Rabu malam (11/9). Mereka ingin mendoakan dan melihat Habibie untuk terakhir kali.
Dari mulai Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto, hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Sejauh ini, telah banyak pula tokoh nasional dan petinggi lembaga negara yang hadir dalam pemakaman Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
[Gambas:Video CNN] (ctr/bmw)
Warga berkumpul di tepi jalan untuk melihat iring-iringan jenazah BJ Habibie saat dibawa ke TMP Kalibata (CNN Indonesia/Daniela)