"Kejadiannya semalam sekitar jam 19.30 WIB. Saat itu dia nyuruh pembantunya yang laki-laki ngutang rokok filter tiga bungkus, tapi sama suami saya dibilang, barangnya lagi kosong," kata istri pemilik warung, Susilawati (42), di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (13/9).
Junaedi kemudian mengabarkan kepada pembantu HR bernama Maulana bahwa rokok yang dipesannya tidak ada. Maulana pun memberitahu HR yang saat itu menunggu di dekat pagar rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedangdut Elvy Sukaesih. (Palevi S/detiKFoto) |
Selain serangan pedang, Junaedi juga dilempar HR menggunakan sejumlah pecahan kaca meja.
Junaedi seketika kabur menyelamatkan diri menuju ujung gang Jalan Usaha.
Selain nyaris mengenai Junaedi, lemparan kaca dari HR itu hampir mencederai Yani Nurcahyani (38), konsumen warung kelontong milik Junaedi.
"Ada sembilan toples permen yang pecah. Kaca meja juga dipecahkan dan gerobak gado-gado ditebalikin," katanya.
Ilustrasi rokok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Yani juga membenarkan bahwa HR menyerang Junaedi dengan pedang samurai yang diperkirakannya punya panjang sekitar 1 meter.
Diketahui, polisi mengamankan anak pedangdut Elvy Sukaesih berinisial HR. Polisi kemudian membawanya ke Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pihak keluarga Elvy Sukaesih sendiri belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapannya terkait kasus ini. CNNIndonesia.com masih berupaya menghubungi keluarga dan kuasa hukum keluarga Elvy Sukaesih.
(antara/arh)
Pedangdut Elvy Sukaesih. (
Ilustrasi rokok. (