Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan tempat yang diduga meledak itu adalah penyimpanan barang bukti bom dan bahan peledak temuan dari masyarakat. Bahan peledak itu terdiri dari mortir, granat dan bom sisa dari perang dunia.
"Saat ini sedang dilaksanakan pemadaman dan pendinginan akibat kebakaran yang ditimbulkan dan olah TKP oleh tim Gegana," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip CNN Indonesia TV, Sejumlah warga mendengar ledakan sebanyak empat kali. Polisi saat ini masih melakukan pengecekan terkait penyebab ledakan tersebut.
[Gambas:Video CNN] (asa/asa)