Ia menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan bukan hanya menjadi urusan Pemerintah Pusat.
"Kami dari BNPB membandingkan sembilan daerah karena ada keluhan juga dari TNI dan Polri di lapangan. Karena adanya kurang peduli dari sejumlah pejabat daerah," kata Doni disela jumpa media di gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menerangkan hingga kini pihaknya telah menurunkan sekitar 50 unit helikopter untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut. Namun menurutnya usaha tersebut belum dapat menjamin bisa memadamkan lahan yang terbakar.
"Jadi ini semua pekerjaan besar bagi kita semua," ungkapnya.
Ia mengatakan perlu upaya pencegahan bencana yang melibatkan setiap kalangan. Menurutnya kerugian ekonomi akibat karhutla di 2015 mencapai US$16,1 miliar.
"Kita tidak ingin kehabisan tenaga, uang, dan biaya karena kita belum maksimal," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (mjo/evn)