Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, terlihat beberapa massa aksi yang menggunakan kostum pahlawan super, seperti Gatot Kaca, Wiro Sableng, dan Gundala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dukung Presiden Jokowi tolak empat usulan revisi UU KPK," tulis sebuah poster yang dibawa massa.
Di sekitar Kantor KPK sudah bersiaga puluhan kepolisian dari satuan Sabhara dan Brimob. Mereka dilengkapi dengan dua mobil water cannon dan satu barracuda.
Presiden Jokowi telah menyetujui usulan DPR untuk merevisi UU KPK dengan sejumlah catatan. Dalam perkara dewan pengawas, misalnya, Jokowi menolak jika lembaga itu dipilih oleh DPR seperti diatur draf revisi.
Dia menegaskan dewan pengawas KPK harus berasal dari masyarakat sipil dan pegiat antikorupsi yang diseleksi oleh sebuah panitia untuk kemudian dipilih oleh presiden.
Poin-poin yang dianggap melemahkan KPK adalah soal pengaturan posisi kelembagaan KPK di bawah pemerintah, pembentukan dewan pengawas, izin untuk penyadapan, penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), dan penyelidik KPK harus berasal dari Polri.
[Gambas:Video CNN] (dhf/wis)