Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa berada di kedalaman 10 kilometer (Km) di bawah permukaan laut. Tepatnya pada 0,89 lintang selatan dan 128,6 bujur timur.
"Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI," demikian disebutkan dalam keterangn tertulis BMKG, Sabtu (14/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 5,0 SR juga mengguncang Kota Ternate, Maluku Utara, pekan lalu, tepatnya Kamis (5/9) pukul 03.20 WIT. Gempa tak berpotensi tsunami ini terjadi akibat pergeseran lempeng di laut Maluku. Warga diimbau untuk tetap waspada.
Melansir Antara, guncangan akibat gempa susulan dirasakan oleh warga di daerah Raja Ampat dan di Sorong. Beberapa warga merasakan getaran saat berada di dalam rumah. Gempa membuat beberapa benda yang bergantung bergoyang.
Gempa susulan 4,2 SR tersebut terjadi di koordinat 0.45 lintang selatan dan 130.64 bujur timur, yang berjarak 21 km barat Raja Ampat dan 82 km barat laut Sorong, dengan kedalaman 10 km.
[Gambas:Video CNN] (lav)