Mengenakan jaket berwarna merah bertuliskan Indonesia, Jokowi menyesalkan kebakaran hutan dan lahan kembali terulang dan meluas. Dirinya juga mengaku berulang kali menggelar rapat terkait hal ini namun karhutla tak kunjung selesai.
Disampaikan Jokowi, bahwa seluruh perangkat sudah diingatkan untuk antisipasi terjadinya karhutla. Namun hal ini justru tidak digubris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tahu gubernur memiliki perangkat sampai ke bawah bupati, wali kota, camat kepala desa. Pangdam juga punya perangkat Danrem, Dandim, Koramil, Babinsa semua ada. Kapolda juga punya perangkat baik kapolres kapolsek sampai bhabinkamtibmas semuanya ada," tambahnya.
"Dan itu sudah saya ingatkan berkali kali mengenai ini. Yang kita hadapi ini bukan hutan tapi lahan gambut. Kalau sudah terbakar habis berapa juta bom air sulit dipadamkan, " kata Jokowi.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi tiba di Pekanbaru pada Senin petang dengan menggunakan pesawat kepresidenan. Pesawat yang membawa rombongan Jokowi itu mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, sekitar pukul 18:46 WIB.
Ia pun segera disambut Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution, Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen Sabrar Fadhilah, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, serta Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Pnb Rony Irianto Moningka.
Kedatangan orang nomor 1 di RI untuk meninjau Kebakaran Hutan dan lahan (karhutla) di provinsi Riau yang sudah terjadi sekitar 2 bulan.
[Gambas:Video CNN] (ain/byu/ain)