"Data Pos Komando (Posko) mengidentifikasi sebanyak 2.637 jiwa sebagai penderita infeksi saluran pernafasan akut," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9).
Agus menuturkan penderita ISPA tersebar di beberapa wilayah di Kalteng. Penderita terbanyak tercatat di Kota Palangkaraya dengan 829 jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wilayah lain seperti Barito Timur, Barito Selatan, Gunung Mas, Katingan, Lamandau, Pulang Pisau, Sukamara, penderita ISPA kurang dari 100 jiwa," ujarnya.
Titik Panas
Lebih jauh Agus menyampaikan jumlah titik panas atau hotspot di Kalteng saat ini terpantau 140 titik. Jumlah itu berdasarkan citra satelit Aqua, Terra, dan SNPP.
Wilayah dengan titik panas tertinggi berada di wilayah Kotawaringin Timur dengan 32 titik, Pulang Pisau 30 titik, Kapuas 23 titik, Seruyan 17 titik, Murung Raya 16 titik, Katingan 9, Barito Selatan 5 titik, Barito Timur 4 titik, Gunung Mas 3 titik, dan Barito Utara 1 titik.
"Prakiraan tingkat kemudahan terjadinya kebakaran di wilayah Kalteng masih dalam kategori sangat mudah terbakar," ujar Agus.
Lebih dari itu, pemadaman via udara, Agus menyebut tidak semua helikopter yang disiagakan mampu untuk melakukan pengeboman air di beberapa titik teridentifikasi titik panas.
"Hal tersebut disebabkan jarak pandang. Sedangkan pemadaman darat, satuan tugas Darat melakukan pemadaman, pendinginan, maupun pencegahan melalui patroli darat," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (jps/osc)