"Kalau kondisi kabut asap masih dianggap bisa mengganggu kesehatan, maka masa libur sekolah bisa diperpanjang sampai waktu tak ditentukan," kata Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, Selasa (17/9) dikutip Antara.
Asmin Laura Hafid yang biasa disapa Laura itu mengatakan, Surat edaran meliburkan sekolah yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nunukan itu terkait dengan imbauan Pemkab Nunukan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabut asap yang melanda Kabupaten Nunukan sempat menyebabkan jarak pandang visual (visibility) hanya berkisar 2,5 kilo meter. Menurut dia, langkah meliburkan sekolah terkait sebagai bentuk antisipasi dengan menghindari terjadinya gangguan kesehatan bagi anak-anak sekolah akibat kabut asap karhutla tersebut.
Pemkab Nunukan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui kondisi kabut asap yang melanda daerah itu sejak Rabu (11/9).
[Gambas:Video CNN] (ain/ain)