Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Edison Kurniawan mengatakan wilayah Sumut yang terdampak kabut asap di antaranya Kota Medan, Deliserdang, hingga Kabupaten Tapanuli Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengindikasikan kabut asap bertahan pada pagi hingga siang hari karena hujan akan terjadi pada malam hingga dini hari," sebutnya.
Lihat juga:Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 230 Orang |
Tak hanya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, kabut asap juga menyelimuti kawasan Kabupaten Tapanuli Tengah hingga Asahan. Kabut asap bahkan membuat nelayan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah takut melaut.
"Kami sudah lebih dari sepekan tidak melaut, karena kabut asap. Apalagi nelayan di sini merupakan nelayan tradisional yang tak memiliki alat navigasi yang memadai," ungkap Saiful, salah seorang nelayan.
"Nelayan bisa saja melaut hingga ke tengah. Tapi, kami khawatirkan adalah jarak panjang yang semakin terbatas itu. Karena jarak pandang terbatas, nelayan bisa nyasar," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)