Ia dirawat di rumah sakit tersebut sejak Senin (16/9) lalu karena mengidap infeksi paru-paru stadium 2.
Berdasarkan keterangan Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta pihak kedokteran masih melakukan pemantauan terhadap kondisi Kivlan sebelum menjalani operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan Tonin, Kivlan sedang menjalani perawatan di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto. Ia menceritakan sejumlah rekan dan kerabat Kivlan sudah menjenguknya dalam beberapa hari ini. Bahkan, Tonin mengaku sudah ada perencanaan dari Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024 Ma'ruf Amin untuk membesuk Kivlan.
"Pak Ma'ruf juga mau datang katanya. Minggu depan mungkin, tunggu (Kivlan) sehat kali lah. Masih ada virus, menular juga kan," ujar Tonin.
Tonin menerangkan infeksi paru-paru Kivlan mulai kambuh sejak penahanannya dipindahkan dari Rutan Pomdam Jaya ke Rutan Polda Metro Jaya pada 11 September lalu.
Kivlan sendiri saat ini telah menjalani sidang perdana atas kasus yang menjeratnya itu. Dalam sidang itu, ia didakwa memiliki empat senjata api dan 117 peluru tajam. Ia juga disebut menerima aliran dana dari Habil Marati. Habil sendiri diketahui berstatus sebagai tersangka dalam kasus perencanaan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.