Saat Jakarta tak lagi jadi ibu kota, menurut Al Muktabar maka status keistimewaan atau kekhususannya lepas.
"Keistimewaanya lepas, maka kami akan mengajukan DKI Jakarta adalah bagian dari Provinsi Banten," kata Al Muktabar saat menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Pengembangan SDM di Gedung Lemhanas, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Al Muktabar bahkan meminta agar pihak Lemhanas bisa mendukung keinginan Banten mengajak DKI bergabung dengan provinsinya.
Dia bahkan telah memperhitungkan kemungkinan dana APBD yang bisa dikelola pihaknya jika memang Jakarta bergabung dengan Banten. Kata dia, ada sekitar Rp77 Triliun dana APBD yang bisa dikelola oleh pihaknya.
Dengan dana sebesar itu, Banten kata Al Muktabar bisa menghadapi bonus demografi yang diprediksi memasuki puncaknya pada 2025-2040 nanti.
"Dengan kita miliki wilayah DKI, maka Rp77 triliun akan kita kelola dengan benar. Kita tentunya dengan bonus demografi sebesar apapun kita siap hadapi," kata dia.
Lebih lanjut, ia juga menyebut telah mulai mempersiapkan sejumlah daerah baik yang berdekatan dengan kawasan pesisir atau pun daerah pegunungan di Banten. Hal ini dilakukan Banten demi menyambut bergabungnya Jakarta ke Provinsi Banten.
"Kita siap kalau nanti DKI Jakarta menjadi bagian dari Provinsi Banten. Saya ingin berdiskusi lebih teknis dan masukan dari bapak ibu yang akan saya catat. Akan saya sampaikan ke Pak Gubernur Banten," katanya.
[Gambas:Video CNN] (tst/dal)