Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks GBK Winarto mengatakan aktivitas itu merupakan pengetesan catatan waktu melakukan satu putaran mengelilingi GBK. Dia tidak bilang siapa pihak yang melakukannya dan menyebut aksi itu bukan kebut-kebutan.
"Tapi mungkin bukan kebut-kebutan, itu satu mobil yang memutar mengetes berapa menit satu putaran. Bukan kebut-kebutan dalam pengertian ada banyak mobil yang melakukannya," ucap Winarto dalam sesi wawancara dengan CNNIndonesia TV, Sabtu (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:RESMI: Jakarta Tuan Rumah Formula E 2020 |
Sebelumnya salah satu netizen mempertanyakan kepada pengelola GBK terkait perizinan aktivitas mobil performa itu melalui Twitter. Aktivitas itu dirasa berbahaya dan menurut dia GBK bukan ditujukan untuk kebut-kebutan mobil.
[Gambas:Twitter]
"Ya jadi pada waktu kejadian itu sudah dijaga, pintu tertutup dan sebagainya. Bukan berarti tidak ada orang sama sekali, tetapi yang berolahraga pada jam itu tidak ada lagi karena pada siang hari terjadinya," ucap Winarto.
Menurut Winarto, pengelola GBK berusaha mengakomodasi banyak masyarakat yang ingin melakukan kegiatan di GBK. Kata dia jenis kegiatan masyarakat ada banyak, termasuk yang berkaitan dengan otomotif.
"Tapi masukan dari para netizen tentu kami dengarkan, kami perhatikan untuk mencari solusi yang lebih baik ke depannya," tutup dia.
[Gambas:Video CNN] (fea)