Dari 14 penerbangan, 6 jadwal keberangkatan dan 8 jadwal kedatangan. Satu kedatangan diantaranya merupakan penerbangan internasional dari Malaysia dan terpaksa dialihkan karena tidak dapat mendarat di Palembang.
General Manajer AirNav Palembang Ari Subandrio menjelaskan, jarak pandang di Bandara SMB II Palembang mulai memburuk pada pukul 05.30 WIB. Jarak pandang terendah mencapai 400 meter padahal, jarak pandang normal sekitar 800 meter. Akibatnya, penerbangan pagi tertunda hingga 2 jam dan baru bisa melakukan keberangkatan pada pukul 09.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang Fahroji mengatakan, meski beberapa hari belakangan penerbangan terdampak kabut asap, namun belum ada penerbangan yang dibatalkan karena jarak pandang berangsur membaik hingga pukul 09.00 WIB.
"Penerbangan yang akhirnya tertunda beragam ada yang datang dari Jakarta, Pangkal Pinang, Riau, dan penerbangan internasional Kuala Lumpur. Kejadian ini sudah terjadi dua kali berturut-turut," kata Fahroji.
Sementara untuk kedatangan yakni 2 maskapai rute Cengkareng-Palembang, 2 maskapai rute Batam-Palembang, 2 maskapai rute Pangkal Pinang-Palembang, serta 1 maskapai Pekanbaru-Palembang. Kemudian satu penerbangan terpaksa harus dialihkan yakni rute Kuala Lumpur-Palembang.
[Gambas:Video CNN] (idz/osc)