"Jika tidak mau pulang (ke daerah studi), saya hentikan semua beasiswa dari saya, di mana beasiswa ini bukan hanya dari pemerintah provinsi, dari kabupaten dan kota juga memberikan beasiswa serta orang tua juga membiayai," katanya di Jayapura, Selasa (24/9) dikutip dari ANTARA.
Karena sudah banyak yang menjadi korban baik di Wamena maupun Jayapura, dia meminta para mahasiswa kembali kampus masing-masing. Dia tidak ingin ada lagi jatuh korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak boleh lagi anarkis di Provinsi Papua. Jadi para mahasiswa ini harus siap dikembalikan," katanya lagi.
"Karena pada akhirnya akan merugikan diri sendiri di mana tidak boleh merugikan pribadi dan juga orang Papua sendiri dengan cara-cara seperti ini tak boleh," ujarnya lagi.
Lihat juga:Korban Tewas Kerusuhan Wamena Capai 22 Orang |
[Gambas:Video CNN] (antara/osc)