Tembakan gas air mata berbarengan dengan water cannon jadi alat polisi membubarkan ribuan massa yang bertahan di depan halaman gedung DPR, Selasa (24/9).
Pantauan CNNIndonesia.com, angin berhembus cukup kencang ke arah Gedung DPR, membuat sudut-sudut di halaman gedung dipekati asap. Sejumlah pegawai baik dari DPR maupun Gedung Manggala Wanabakti memilih masuk ke dalam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pintu gerbang gedung Manggala Wanabakti ditutup buntut aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR yang memanas. Efek gas air mata juga bisa dirasakan pegawai di luar gedung.
Polisi melontarkan gas air mata dan menembakkan meriam air ke arah aksi mahasiswa dari balik pagar kompleks parlemen.
Kericuhan pecah, setelah lima mahasiswa yang terpantau hendak menaiki gerbang DPR/MPR. Lontaran gas air mata dan tembakan meriam air itu pun dibalas mahasiswa dengan lemparan batu hingga botol. Massa sempat buyar saat gas air mata dan meriam air ditembakkan, namun mereka tetap bertahan di sekitar gedung DPR.
Sistem ganjil genap seharusnya diberlakukan sejak pukul 16.00-21.00 WIB di 25 ruas jalan.
"Untuk pembatasan kendaraan bermotor dengan cara ganjil genap pada sore hari ini Selasa 24 September 2019, seluruh ruas jalur ganjil genap ditiadakan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Nasir, Selasa (24/9).
[Gambas:Video CNN] (fey/ain)