Pantauan CNNIndonesia.com massa yang semula berteriak, hingga melempari gedung parlemen dari luar dengan menggunakan batu, botol, hingga petasan pun berhenti ketika suara azan terdengar.
Tak ada lagi teriakan kemarahan dan hujatan bagi DPR dari mulut mereka. Namun, meski sudah cukup tenang, massa belum pergi meninggalkan kawasan dekat Stasiun Palmerah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, ratusan pelajar terlibat kericuhan dengan aparat kepolisian di belakang Gedung DPR, dekat Stasiun Palmerah, Palmerah Timur, Jakarta Pusat.
Pelajar tak menghiraukan imbauan polisi yang meminta mereka bubar karena rawan disusupi dan diprovokasi. Bahkan massa sempat membakar sesuatu di dekat pagar belakang Gedung DPR.
Kebanyakan mereka berasal dari Bogor, Jawa Barat, Jakarta Utara, hingga Tangerang. Mereka rata-rata masih memakai seragam putih abu-abu, putih biru, dan pramuka.
Saat unjuk rasa di depan Gedung DPR, mereka sempat diamankan dan didata polisi. Ketika ditanya, banyak dari mereka yang hanya ikut-ikutan demonstrasi ke Jakarta. Bahkan mereka juga tidak tahu apa itu RKUHP yang mereka protes.
[Gambas:Video CNN] (tst/osc)