Perwira menengah berkepala plontos yang akrab disapa Santo itu terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Hingga berita ini diturunkan, Kombes Santo masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bross yang berada tidak jauh dari Gedung DPRD Provinsi Riau.
"Dirawat di Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum kolaps, Santo memimpin personelnya membentuk pagar betis berhadap-hadapan dengan massa. Situasi yang makin panas disertai dorongan, kata Sunarto, membuat Susanto terhimpit sehingga diduga kekurangan oksigen lalu pingsan.
Hingga kini, Sunarto belum dapat memastikan kondisi terakhir Kapolresta Pekanbaru.
Selain Kapolresta, informasi yang diperoleh diketahui seorang peserta aksi juga harus dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Aksi yang digelar siswa dan mahasiswa tersebut merupakan lanjutan aksi penolakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang juga digelar di sejumlah daerah di Indonesia yang masif dalam kurun waktu sepekan terakhir. Aksi di Pekanbaru berakhir menjelang magrib dengan kawalan ketat aparat kepolisian.
(antara/kid)