Jokowi awalnya berbicara soal tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Himawan Randy (21) dan Muh Yusuf Kardawi (19). Mereka berdua terlibat bentrok dengan polisi saat demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara.
Ia lantas meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menginvestigasi tewasnya dua mahasiswa usai bentrok dengan aparat kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika ditanya terkait penangkapan terhadap dua aktivis, Dandhy dan Ananda Badudu, Jokowi mempersilakan Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menjawab. Presiden terpilih itu langsung meninggalkan lokasi wawancara di depan Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
[Gambas:Video CNN]
"Saya akan komunikasikan dengan Kapolri, ya makasih," kata Pratikno.
Diberitakan sebelumnya, dua aktivis berurusan dengan polisi dalam dua kasus yang berbeda. Mantan jurnalis sekaligus pendiri rumah produksi Watchdoc, Dandhy Dwi Laksono, ditangkap polisi dari Polda Metro Jaya pada Kamis (26/9) malam.
Dandhy Laksono. (CNN Indonesiaa/ Feri Agus Setyawan) |
Penjemputan oleh polisi juga dialami musisi sekaligus pegiat sosial, Ananda Badudu. Polisi menjemput Ananda pada pukul 04.25 WIB, untuk diperiksa di Polda Metro Jaya. Ananda dijemput berkaitan aksinya menghimpun dana untuk kegiatan unjuk rasa mahasiswa di DPR.
"Sudah dipulangkan, hanya diperiksa sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Metro, Kombes Argo Yuwono.
