Hal ini diatur dalam Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.
Ketua DPR akan diisi oleh Puan Maharani dari PDIP. PDIP berhak mendapat posisi Ketua DPR karena menduduki mayoritas kursi yakni 128 kursi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puan Maharani ketuanya," kata Abdul di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan Azis juga akan didapuk sebagai Ketua Fraksi. Dia akan didampingi oleh Adies Kadir selaku Wakil Ketua Fraksi di periode selanjutnya.
Kemudian, Gerindra mengusulkan nama Sufmi Dasco Ahmad sebagai Wakil Ketua DPR. Dia akan menggantikan Fadli Zon yang telah menjadi wakil ketua DPR periode 2014-2019.
Lihat juga:PKB Usulkan Cak Imin Calon Wakil Ketua DPR |
Sufmi Dasco Ahmad merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Dia juga Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan periode 2014-2019.
Puan Maharani jadi Ketua DPR periode 2019-2024. (CNN Indonesia/Mundri Winanto) |
Kemudian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar sebagai wakil ketua DPR. Nama Cak Imin atau Gus Ami sudah disepakati oleh DPP PKB.
"Kita ingin jadi bagian daripada keputusan dan kebijakan-kebijakan DPR, kan yang sudah bagus dan punya tata kelola segala macam yang baik selama ini," kata dia.
Partai NasDem mengusung Rachmat Gobel sebagai calon wakil ketua DPR. Hal itu diutarakan langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh.
"Karakter seperti itu dibutuhkan negeri ini untuk mengusung gerakan restorasi di MPR," kata Paloh dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com Senin kemarin (1/10).
Berdasarkan UU MD3 yang baru, lima pimpinan DPR periode 2019-2024 dipilih berdasarkan partai dengan suara terbanyak di Pemilu 2019. Lima partai yang mendapat suara terbanyak adalah PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.
[Gambas:Video CNN] (bmw)
Puan Maharani jadi Ketua DPR periode 2019-2024. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)