Menurut Anies keputusan Syaikhu merupakan bagian dari keputusan yang diambil oleh partainya. Karena itu, semua pihak mesti menghormati hal tersebut.
"Nanti ketika diputuskan oleh dewan, Pak Syaikhu bisa menentukan pilihan dan kita hormati pilihannya," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (1/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses (cawagub) di sini masih berjalan, jadi biar jalan terus. Prosesnya nanti kita lihat keputusannya seperti apa," tambah dia.
[Gambas:Video CNN]
Ia mengatakan keseriusan memilih wagub DKI ada di tangan DPRD DKI. Menurutnya satu langkah bisa langsung diambil untuk segera melakukan pemilihan.
"Sebetulnya semangatnya tinggal dari DPRD saja. Calonnya sudah diajukan sama Partai Gerindra dan PKS, dua nama yang dimasukkan Pak Agung (Agung Yulianto) dan saya. Sampai sekarang belum dicabut. Kalau DPRD serius tinggal dipilih satu dari dua, itu selesai," kata dia.
Syaikhu juga mengaku pihaknya telah berkomunikasi secara intensif dengan DPW PKS DKI terkait hal tersebut.
"Nggak mungkin semuanya diselesaikan kepala daerah, itu terlalu berat apalagi DKI yang sedemikian kompleksitas tinggi gitu ya. Tentu perlu ada support dari wakil kepala daerah," ucapnya. (ani/osc)