Menurutnya, sosok Wiranto lah justru yang pengalamannya merugikan negara.
"Kalau kami melihatnya Wiranto itu ya, kalau melihat Wiranto pengalamannya merugikan negara kok," kata Desmond kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau dia bilang merugikan negara, dia sebagai apa? Hampir semua jabatan dia catatannya buruk semua ya, dia yang merugikan negara," ujar dia.
"Tidak ada alasan dan tidak mungkin saya sengaja melukai hati masyarakat Maluku yang sedang terkena musibah," ujar Wiranto dalam keterangan tertulis, Rabu (2/10).
Wiranto menuturkan dirinya justru mengundang pejabat terkait yang menangani bencana alam, salah satunya Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Ia meminta Doni agar segera melakukan langkah-langkah cepat guna meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Maluku.
Politikus Gerindra Desmond kritik Wiranto. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor) |
Ucapan Wiranto yang mengundang polemik berawal saat mantan panglima ABRI era rezim Orde Baru Soeharto itu melakukan konferensi pers pada Senin (29/30) lalu. Wiranto mengungkapkan pengungsi di Maluku bisa menumpuk karena adanya informasi yang menyebutkan soal gempa susulan dan tsunami.
Ia kemudian meminta agar masyarakat Maluku tidak mempercayai informasi hoaks tersebut dan kembali ke rumah masing-masing. Politikus Partai Hanura itu kemudian mengatakan pengungsi yang jumlahnya terlalu besar menjadi beban pemerintah.
"Pengungsi terlalu besar ini sudah menjadi beban pemerintah pusat maupun daerah," kata Wiranto.
[Gambas:Video CNN] (mts/dal)
Politikus Gerindra Desmond kritik Wiranto. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)