Gerindra mengajukan dua syarat jika Presiden Jokowi ingin mendapat dukungan. Pertama, Strategi Dorongan Besar soal swasembada pangan dan energi diterima. Kedua, menteri urusan pangan dan energi harus diberikan pada Gerindra.
"Saya pikir, sudahlah bagi Gerindra untuk konsisten saja dalam konteks demokrasi kita, menjadi penyeimbang bagi pemerintah," ucap Taufiqulhadi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu semua juga telah didiskusikan hingga matan oleh partai-partai politik pengusung Jokowi di Pilpres 2019. Oleh karena itu, keliru jika Gerindra ngotot ingin konsep Strategi Dorongan Besar diterima dan dijalankan Jokowi.
Lihat juga:Dua Syarat Gerindra untuk Dukung Jokowi |
"Saya tidak menganggap relevan Gerindra masuk dalam kabinet Jokowi sekarang. Tidak ada relevansinya bagi kabinet Jokowi dan tidak relevan bagi pendukung Gerindra sendiri," tuturnya.
Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono mengatakan pihaknya mengajukan 2 syarat jika Jokowi ingin mendapat dukungan di periode selanjutnya.
Syarat pertama, konsep Strategi Dorongan Besar tentang swasembada pangan dan energi diterima serta dijalankan. Kedua, pos menteri urusan pangan dan energi diberikan pada Gerindra.
"Kalau tidak diterima ya enggak apa-apa, tapi kami memilih lebih baik di luar pemerintahan," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (bmw)