Selain Wiranto dan Kapolsek, 1 Warga Terluka di Pandeglang

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 14:32 WIB
Selain Wiranto dan Kapolsek, 1 Warga Terluka di Pandeglang Selain Menkopolhukam Wiranto dan Kapolsek setempat, seorang warga juga terluka akibat penyerangan di Pandeglang, Banten(Screenshot via Youtube/@Hakim Sutter)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu warga bernama Fuad turut terluka dalam insiden penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Dia terluka di dada sebelah kiri atas.

Merujuk informasi dari Kepolisian, ada tiga orang yang terluka. Mereka adalah Wiranto, Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto terluka di bagian punggung, serta warga bernama Fuad.

Insiden penyerangan itu terjadi di depan pintu gerbang Lapangan Alun-Alun Menes, Desa Purwaraja, Pandeglang, sekitar pukul 11.55 WIB Kamis (10/10).
Dia datang ke Pandeglang, Banten untuk meresmikan Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathla'ul Anwar di Kampus UNMA Banten.


"Wiranto melakukan peletakan batu pertama," tutur Kabid Humas Polda Banten, Edi Sumardi, Kamis (10/10).

Wiranto, yang datang bersama rombongan, langsung diserang ketika turun dari mobilnya. Penyerang mengincar bagian perut Wiranto dengan menggunakan gunting.


Sejauh ini, Wiranto langsung dibawa ke RSUD Berkah, Pandeglang. Kemudian dia dibawa ke Jakarta untuk dirawat di RSPAD Gatot Subroto menggunakan helikopter.

Kepolisian juga sudah menangkap dua terduga pelaku penyerangan. Mereka sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Rumah terduga pelaku pun tengah digeledah oleh kepolisian setempat.

"Pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS. Tersangka tidak alami luka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

[Gambas:Video CNN] (dis/bmw)