"Kalau cowoknya perkiraan 30 sampai 32 tahun, perempuannya masih muda 21 sampai 23 lah," kata salah satu warga yang melihat lokasi kejadian, Madrohim (27), di lokasi kejadian, Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lukanya dada bawah. Pelaku sempat diamankan dan salah satu perempuan sempat berkelahi dengan polisi itu," terangnya.
Menkopolhukam Wiranto disebut mengalami luka di perut bagian bawah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat) |
"Kapolseknya sampe kena, karena beliau melawan. Ditusuk pakai pisau," jelasnya.
Terpisah, Kepala Biro Penerangan masyarakat Porli Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan saat ini kedua pelaku tengah diperiksa di Polres Pandeglang.
Namun, karena pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS, dikatakan Dedi, memang ada kecenderungan untuk melakukan penyerangan terhadap pejabat publik.
"Kalau misalnya radikal ISIS itu pelaku akan menyerang pejabat publik, terutama kepolisian. Karena aparat kepolisian dan pejabat publik yg setiap saat melakukan penegakan hukum terhadap kelompok tersebut," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Terkait apakah memang ada motif tertentu untuk menyerang Wiranto, lanjut Dedi, saat ini masih didalami pihak kepolisian.
"Sementara akan didalami lebih lanjut," ujarnya.
Sebelumnya, Wiranto diserang saat hendak mengunjungi peresmian gedung baru kampus Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, pukul 11.55 WIB.
Sementara itu Kapolsek Menes Kompol Daryanto turut menjadi korban penyerangan dan mengalami luka di bagian punggung.
(yan/dis/arh)
Menkopolhukam Wiranto disebut mengalami luka di perut bagian bawah. (