Seperti dilansir Antara, asap pekat menyelimuti Kota Palembang dan membuat jarak pandang terbatas disertai suhu udara dingin. Asap tersebut mulai meningkat intensitasnya sejak Kamis sore pascahujan ringan di beberapa lokasi.
"Asap ini kiriman dari wilayah Banyuasin I, Tulung Selapan dan Mesuji yang berada di arah tenggara Kota Palembang," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bambang Beny Setiaji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Kondisi kabut asap tersebut dikeluhkan masyarakat beberapa hari terakhir, khususnya warga yang harus beraktivitas di luar ruangan seperti para ojek daring.
"Kami memang harus terbiasa dengan asap, apalagi pada waktu-waktu tertentu seperti malam hari itu mata rasanya jadi lebih perih," kata salah seorang ojek daring, Saiful.
Meski kabut asap semakin meningkat intensitasnya, para siswa tetap bersekolah dan belum ada instruksi libur dari dinas pendidikan setempat.