Menurutnya, AHY bukan sosok 'balak kosong' yang akan disodorkan bila Presiden Joko Widodo meminta Demokrat mengajukan nama kader untuk menduduki kursi menteri di kabinet mendatang. Dia berkata bahwa AHY memiliki ilmu yang sangat luas terkait bidang kepemudaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Ferdinand menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi sebagai pemilik hak prerogatif dalam pemilihan menteri untuk memberi atau tidak memberi kursi menteri kepada Demokrat.
Politikus Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru masuk politik pada Pilkada DKI 2017, lantas menjabat Ketua Kogasma, dan loncat jadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat di 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Terpisah, Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan bahwa sikap Demokrat terhadap pemerintahan mendatang sudah ditegaskan oleh Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum pada 9 September 2019 lalu.
Namun, dia menolak menjelaskan terkait peluang Demokrat mendapatkan kursi menteri di pemerintahan mendatang. Jansen hanya berkata bahwa Demokrat memiliki kader yang cocok dan memiliki kapasitas untuk membantu Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi mengakui salah pembicaraan dengan SBY terkait kemungkinan Demokrat gabung ke kabinet pemerintahan.
"Kita berbicara itu tapi belum sampai ke sebuah keputusan," ujar usai bertemu SBY di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/10).
[Gambas:Video CNN]
Terkait sosok AHY, politikus Partai Gerindra Andre Rosiade sebelumnya sempat menyebut AHY sebagai sosok 'bangsawan politik' yang tak berjuang dari bawah.
"Saya bukan bangsawan politik, tapi saya ingin mengkritik seorang 'bangsawan politik' yang saya anggap mengambil kebijakan zig-zag dan bermanuver di saat proses pemilu ini belum selesai," kata Andre, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (17/5) malam.
Hal ini dikatakannya terkait rangkaian pertemuan AHY dengan kubu Jokowi padahal Partai Demokrat saat Pilpres 2019 mengusung Prabowo Subianto.
Lihat juga:Andre Rosiade Kritik 'Manuver Politik' AHY |
Politikus Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru masuk politik pada Pilkada DKI 2017, lantas menjabat Ketua Kogasma, dan loncat jadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat di 2019. (