"Insyallah, aparat TNI dan Polri yang berjumlah 30 ribu orang lebih siap mengamankan seluruh rangkaian prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa hari terakhir memang Polri melalui Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap 26 terduga teroris di sejumlah daerah. Namun dari pengakuan mereka yang ditangkap, belum ada indikasi aksi mengganggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.
Ia mengatakan para tersangka sempat merencanakan aksi teror di beberapa wilayah di antaranya di Cirebon, Bandung, Yogyakarta, dan Solo dengan menargetkan kantor polisi dan rumah ibadah sebagai sasaran teror.
[Gambas:Video CNN]
"Namun ini tidak ada kaitannya dengan penggagalan proses pelantikan presiden dan wapres," katanya.
Sementara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih sedianya akan digelar di Gedung DPR/MPR, 20 Oktober mendatang pukul 14.30 WIB. Pelantikan Jokowi akan dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional termasuk Prabowo Subianto, serta perwakilan dari negara-negara sahabat. (wis)