"Ya setiap partai punya kebijakan sendiri. Tidak bisa disamaratakan. Kalau partai A begini, Partai Demokrat begini. Beda," kata Syarief di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/10).
Syarief enggan mengomentari lebih lanjut terkait langkah Prabowo yang sudah sowan ke NasDem, PKB, hingga Partai Golkar dalam beberapa hari terakhir ini. Menurutnya, para pemimpin partai tentu bagus melakukan pertemuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden yang pemegang hak prerogatif," tuturnya.
Sebelumnya, Jokowi menerima Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo secara berturut-turut pada pekan lalu.
Jokowi menerima SBY, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10). Usai pertemuan, Jokowi mengakui bersama SBY membahas peluang Demokrat bergabung dalam koalisi pemerintah. Namun, Jokowi menyebut belum ada keputusan dengan Presiden ke-6 RI itu.
[Gambas:Video CNN]
Selanjutnya Jokowi menerima Prabowo, Jumat (11/10). Sama seperti dengan SBY, ia juga mengaku membahas peluang Gerindra masuk dalam barisannya. Meskipun demikian, Jokowi mengatakan belum ada kesepakatan dengan Prabowo.
Selepas pertemuan itu, Prabowo langsung melakukan komunikasi politik dengan sejumlah petinggi partai koalisi Jokowi. Prabowo bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Minggu (13/10) malam.
Kemudian, mantan Danjen Kopassus itu menyambangi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di DPP PKB, Jakarta. Selanjutnya, Prabowo bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.