Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan keputusan partainya menjadi oposisi agar tetap ada check and balance. Ia mengklaim langkah ini juga untuk menyelamatkan demokrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyediakan diri untuk menjadi yang meningkatkan dan menyelamatkan marwah demokrasi dengan berada di oposisi itu," ujarnya.
Wakil Ketua MPR itu menambahkan partainya juga memegang prinsip bahwa pemenang pemilu berhak memimpin pemerintahan. Sehingga, kata Hidayat, partai yang kalah dalam pesta demokrasi lima tahunan berdiri di luar kekuasaan eksekutif.
"Rasionalnya kan begitu. Kalau yang belum menang ya rasionalnya kami berada di luar," tuturnya.
Lebih lanjut, Hidayat mengaku tak masalah PKS yang nantinya sendiri menjadi oposisi, jika akhirnya Gerindra, Demokrat, dan PAN memilih bergabung dalam koalisi Jokowi. Ia menyebut seluruh anggota DPR akan tetap melakukan kritik terhadap kebijakan Jokowi yang tak sesuai janji-janjinya.
Lihat juga:Buah Manis Ketegasan PKS Jadi Oposisi |
(fra/arh)