Sejumlah massa mendatangi Pelabuhan Penajam, dan merusak fasilitas pelabuhan, termasuk membakar loket penjualan tiket.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, mengatakan saat ini kondisi di Pelabuhan sudah kembali normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade menceritakan, kejadian bermula ketika Polres Penajam Paser Utara menyelidiki kasus pidana penganiayaan. "Di kasus itu kami menangkap tiga orang, sebenarnya sudah ditangani," katanya.
Menurut Ade, massa dari pihak korban kemudian mendatangi pelabuhan dan mencari keluarga pelaku. "Sekitar pukul 12.00 Wita, massa sudah berkumpul dan kemudian, merusak pelabuhan," katanya.
Kerusuhan pecah sekitar pukul 13.00 Wita. Ratusan massa membawa senjata tajam mendatangi pelabuhan dan merusak pos loket tiket kapal klotk. Massa juga sempat menghentikan aktivitas transportasi penyeberangan.
Polisi dan TNI masih bersiaga di lokasi untuk mengamankan pelabuhan dan mengantisipasi aksi susulan.
"Ada dua SSK brimob, Sabhara, Polair, dan juga TNI. Tapi kami berharap yang terpenting masyarakat tidak terpancing," kata Ade.