Adnan diringkus di wilayah Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (16/10) sekitar pukul 21.20 WIB.
"Iya betul memang ada penangkapan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan masih ada kaitannya dengan yang diduga pelaku teroris di Lampung. Malam ini sedang dilakukan penggeledahan di rumahnya di Tambun," tutur Argo.
Tak hanya itu, Adnan merakit rangkaian handphone untuk switching bom. Kemudian, juga pernah melakukan uji coba meledakkan mesiu dengan pemicu bom dari handphone.
Adnan juga pernah membeli bahan peledak berupa KNO3 dan Nitrogliserin.
"Berniat hijrah atau melakukan aksi bom bunuh diri dengan target tempat hiburan, atau event-event besar di Lampung," tutur Argo. (dis/age)