"Alasan penangkapannya mau klarifikasi dengan orang yang lagi disidik oleh Polda yang merakit bom. Orang itu pernah WhatsApp dan pergi ke rumah Eggi," kata Alamsyah saat dikonfirmasi, Minggu (20/10).
Alamsyah menambahkan Eggi yang merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga kerap menjadi pelanggan pijat dari pelaku yang diduga merakit bom tersebut. Namun, Alamsyah mengklaim tak tahu menahu ihwal identitas orang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada (hubungan) dengan kasus makar," ucap Eggi.
"Untuk Eggi Sudjana kita hanya bisa mengatakan benar dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan," kata Asep saat dikonfirmasi, Minggu (20/10).
[Gambas:Video CNN]
Kata Asep, saat penangkapan, kepolisian juga melakukan penggeledahan di rumah Eggi. Penangkapan dan penggeledahan itu dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya. Dalam penggeledahan itu, kata Asep, handphone milik politikus PAN itu turut diamankan.
"(Handphone) diamankan dan dibawa, saat ini pak Eggi Sudjana dibawa dan diperiksa di Polda Metro," ucap Asep.
Penangkapan ini dilakukan usai penahanan Eggi sempat ditangguhkan terkait kasus dugaan makar. Dalam kasus itu, Eggi masih berstatus tersangka.
Eggi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar usai dilaporkan pada 19 April 2019 lalu. Eggi dilaporkan oleh Suriyanto, relawan Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac).