Tetty Paruntu, dari Minahasa Dipanggil ke Istana

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 12:18 WIB
Tetty Paruntu, dari Minahasa Dipanggil ke Istana Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kehadiran Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu di Istana Negara, Senin (21/10) mengejutkan sebagian kalangan. Nama Tetty menjadi spekulasi bakal nama baru penghuni kursi menteri kabinet Jokowi.

"Nanti ya, nanti ya," ujar Tetty singkat kepada wartawan sebelum bertemu Jokowi.

Tetty merupakan satu dari sejumlah nama yang hadir di Istana Negara dalam suasana jelang pengumuman kabinet oleh Presiden Jokowi. Bersamaan dengan Tetty, sederet tokoh juga keluar masuk istana bertemu Jokowi, mulai dari Mahfud MD, Nadiem Makarim, Erick Thohir, hingga Wishnutama.


Christiany Eugenia akrab disapa Tetty. Merupakan perempuan pertama yang menjadi Bupati Minahasa Selatan sejak daerah itu berdiri 16 tahun silam. Tetty memimpin Minahasa Selatan sejak periode 2010-2015 dan hingga saat ini untuk periode 2016-2021.


Tetty terlahir dari keluarga akademisi dan politisi. Ayah Tetty, Jopie Paruntu adalah mantan rektor Universitas Sam Ratulangi, dan pernah menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD I Sulawesi Utara.

[Gambas:Instagram]

Sementara itu, tak berbeda jauh, Ibunda Tetty adalah mantan Ketua DPRD II Minahasa Selatan dan eks Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Selatan. Jabatan itu kemudian 'diwariskan' ke Tetty hingga saat ini.

Tetty terkenal pemimpin yang modis, terlihat dari laman Instagram pribadinya. Selain itu, dengan gaya pakaiannya ia pernah meraih penghargaan Best Dressed Woman Indonesia pada tahun 1992.

Pada Agustus 2009 Tetty dinobatkan sebagai "Ibu Pembangunan Desa" oleh Koran lokal Manado Post. Penghargaan itu diberikan berkat peran dan keaktifannya dalam melayani warga masyarakat perdesaan.

[Gambas:Instagram]

Tetty memiliki latar belakang pendidikan diploma Business Management Pitman College (1984) dan melanjutkan di West London College (1986) mengambil jurusan Management Information System. Kedua kampus itu berada di London, Inggris.

Di jenjang profesional, Tetty menempuh karier sebagai Presiden Direktur PT Puspita Adhiniaga Indonesia, dilanjuti sebagai komisaris PT Chandra Ekakarya Pratama hingga menjadi Presiden Direktur, kemudian Direktur PT Partim Indomakmur. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang distribusi, alat-alat berat, perangkat telekomunikasi, dan perkapalan.


[Gambas:Video CNN]

Tetty juga aktif di organisasi masyarakat. Ia mendirikan dan menjadi ketua Eugia Ministry, sempat aktif di President Lions Club, Ketua PBVSI Minahasa Selatan, dan Bendahara Lemkari.

Pertengahan 2019 Tetty sempat menjadi dua kali dipanggil menjadi saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dipanggil terkait kasus korupsi Bowo Sidik anggota Komisi VI DPR RI.

Pada Juni, Tetty menjadi saksi bagi tersangka Indung selaku orang kepercayaan  Bowo Sidik Pangarso. Dalam pemeriksaan, KPK menyatakan keterangan Christiany diperlukan untuk menelusuri asal-muasal penelusuran gratifikasi Bowo Sidik, terkait dengan proyek revitalisasi empat pasar di Minahasa Selatan pada tahun 2017 dan 2018. (tim/ain)




ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA