Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyebutkan, kerusakan akibat angin kencang meliputi 1.200 rumah penduduk, 5 unit bangunan SD, kantor desa Banjarsari, tribun lapangan bola Banjarsari.
Selain itu, BNPB menyatakan ada 600 pohon tumbang dan membuat jalur jalan Pangalengan - Kertasari dan Pangalengan - Perkebunan Teh Malabar, terputus. Pohon tumbang akibat angin kencang di Pangalengan terjadi pada Senin (21/10) dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemotongan pohon akan dilanjutkan besok dengan mesin shemso," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Enjang Wahyudin.
Lihat juga:Pembukaan Gunung Rinjani Masih Perlu Dikaji |
"Dampaknya, kurang lebih 35 pohon cemara berdiameter 50-100 cm tumbang menutupi jalan dan mengisolir jalur perlintasan warga sebanyak 3 RW, 600 KK, 1.800 jiwa dan sampai saat ini baru 8 pohon yang dipotong," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Selain BPBD, evakuasi pohon tumbang juga melibatkan Dinas Kebakaran Kabupaten Bandung. Sekretaris Dinas Kebakaran Kabupaten Bandung, Sudrajat mengatakan, evakuasi pohon dihentikan malam ini dan akan dilanjutkan esok hari.
"Sekarang dihentikan dulu, besok lebih banyak lagi yang dievakuasi. Mungkin butuh waktu 3-4 hari," kata Sudrajat.