Idan dan Fachrul Razi adalah adalah orang kedelapan dan kesembilan yang datang ke Istana Negara hari ini dengan memakai kemeja putih dan celana panjang hitam.
Pakaian tersebut sama seperti tokoh-tokoh yang datang ke Istana terlebih dahulu. Mereka tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media. Hanya tersenyum dan berulang kali melambaikan tangan kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Fachrul Razi adalah Jenderal purnawirawan mantan Wakil Panglima TNI periode 1999-2000. Dia juga merupakan Ketua Tim Bravo-5, tim beranggotakan purnawirawan TNI yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 lalu.
Mereka yang datang memakai kemeja putih dan celana hitam pada hari ini yaitu Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Gubernur Sulsel dari NasDem Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari Batubara.
Kemudian mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar dan Plt Ketua Umum PP Soeharso Monoarfa.
"Jokowi meminta saya. Saya tetap ditugaskan menteri keuangan," katanya.
Pada Senin kemarin (21/10), Jokowi juga memanggil sejumlah tokoh ada sejumlah tokoh yang mendatangi Istana Negara. Mereka pun memakai pakaian yang sama, yakni kemeja putih plus celana hitam.
Tokoh yang datang kemarin antara lain Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, pendiri NET Mediatama Wishnutama, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, CEO Gojek Nadiem Makarim, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo.
[Gambas:Video CNN]
Kemudian Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mantan Mensesneg Pratikno, Mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto, dan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fadjroel Rahman.
Mahfud MD mengaku berbincang soal hukum dan HAM bersama Jokowi. Namun, dia tidak mau membeberkan posisi menteri yang akan diisinya.
CEO Gojek Nadiem Makarim mengaku merasa terhormat diminta menjadi menteri dalam kabinet Jokowi periode kedua. Dia berjanji bakal mengeluarkan inovasi.
"Saya merasa ini suatu kehormatan untuk saya, saya diminta untuk bergabung ke kabinet presiden. Beliau meminta saya dengan tanggung jawab ini dan saya menerima dan saya sangat senang sekali hari ini karena ini menunjukkan bahwa kita siap maju ke depan dan siap berinovasi ke depan," imbuhnya. (uli/fra/bmw)