Presiden Joko Widodo diketahui telah resmi melantik Prabowo sebagai menteri pertahanan Kabinet Indonesia Maju periode pemerintahan 2019-2024.
"Dari dulu saya tidak memikirkan anggaran, besar kecil sama saja, karena itu duit rakyat, jangan sampai besar terus kita ngiler, kecil gak ada gak apa-apa," kata Ryamizard.
Bidang pertahanan mendapat perhatian lebih pemerintahan Jokowi. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapat alokasi sebesar Rp127,4 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard mewanti-wanti bahwa prajurit TNI merupakan prajurit yang berasal dari rakyat. Sehingga kepentingan rakyat dalam kondisi apapun harus senantiasa diutamakan.
"Tentara rakyat kok, rakyat dulu didahulukan, baru tentara. Kalau tentara didahulukan, dia bukan tentara rakyat," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Ryamizard mengucapkan selamat atas terpilihnya Prabowo sebagai menteri pertahanan periode 2019-2024. Dia mengaku berhubungan baik dengan Prabowo dan sudah menjalin persahabatan sejak berkarier di Akademi Militer Magelang.
Ryamizard kini mengaku akan kembali beraktivitas sebagai masyarakat biasa. Ia mengaku akan melakukan aktivitas berladang dan akan rutin menyampaikan ceramah kebangsaan ke beberapa daerah.