"Jadi dalam setiap rapat, baik paripurna, terbatas atau internal ada payung hukum. Kalau sudah diputuskan dalam rapat, jangan sampai di luar masih diributkan lagi," kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10).
"Silakan ramainya di dalam rapat. Mau debat dalam rapat saya dengarkan, tapi kalau sudah diputuskan, dengan segala risiko harus kita jalankan," ujarnya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga baru dengar. Bagaimana kita mengonsolidasi jika diundang tidak hadir. Ini harus saya garisbawahi. Sekali lagi kerja tim," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin tampil mengenakan busana yang selama ini menjadi kekhasannya sehari-hari. Ma'ruf mengenakan jas hitam dibalut dengan syal berwarna putih. Ia tampak memakai sarung berwarna biru gelap dan peci hitam.
Para menteri Kabinet Indonesia Maju rata-rata mengenakan kemeja putih lengan panjang. Mereka yang mengenakan kemeja putih antara lain, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, hingga Menteri Pariwisiata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama Kusbandio.
Namun, beberapa menteri ada yang memakai batik. Mereka antara lain, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (fra/ain)