"Saya minta maaf kepada para relawan karena mungkin banyak yang tidak bisa tertampung. Jadi terpaksa relawan tidak kebagian," ujar Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan tasyakuran atas pelantikan sebagai wapres di Grand Sahid, Jakarta, Jumat (25/10).
Ma'ruf mengatakan, jabatan menteri maupun wamen dalam Kabinet Indonesia Maju bukan lagi dipertimbangkan karena kehebatan maupun kemampuannya, melainkan garis tangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan nanti ada wakilnya wakil menteri supaya lebih banyak lagi yang bisa tertampung," ucap Ma'ruf yang disambut tawa para relawan.
"Makanya saya jadi rais am PBNU, jadi ketua umum MUI. Tapi rupanya garis tangan. Pak Jokowi mengajak saya jadi wapres dan ternyata jadi. Itu garis tangan," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
Jokowi diketahui telah melantik menteri dan wamen dalam Kabinet Indonesia Maju. Sejumlah wajah lama masih mengisi susunan kabinet di antaranya Menkeu Sri Mulyani, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Sementara sejumlah wajah baru juga mengisi susunan kabinet mulai dari Mendikbud Nadiem Makariem, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.