Menurutnya, pemilihan menteri merupakan hak Jokowi sebagai Presiden. Komposisi kabinet, kata Puan, diputuskan dengan pertimbangan matang.
"Ini hak prerogatif presiden," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (28/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa jangan sampai menimbulkan riak-riak yang kemudian membuat ada yang sepertinya disalahkan atau menyalahkan," ucap Ketua DPR RI itu.
Putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Dia mengaku sering bertemu dengan SBY. Bahkan, Puan mengungkapkan, dua sosok yang pernah menjabat sebagai Presiden RI itu hadir secara bersama-sama di acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober lalu.
"Baik-baik saja lah. Kenapa? Saya sering ketemu, ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan juga bareng-bareng," tutur Puan.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief menduga dendam Megawati bukan hanya kepada SBY, tapi hingga ke anaknya, AHY.
Dikutip dari laman Twitter pribadinya, Andi sempat menyangka bahwa dendam presiden kelima itu hanya kepada SBY. Ia pikir Jokowi bisa memperbaiki hubungan keduanya, namun nyatanya tidak.
"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi, dikutip Sabtu (26/10).
Andi menyebut hal ini sebagai takdir sejarah. Menurutnya, kemungkinan besar dendam Megawati akan sampai hingga anak dan cucu SBY. (mts/ain)
Putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)