Jokowi kembali menyebut Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi.
Dalam sambutannya, Jokowi menyebut Jembatan Youtefa ini merupakan simbol persatuan bangsa. Apalagi, kata dia, peresmiannya bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya resmikan Jembatan Youtefa, terima kasih. Semoga Tuhan memberkati kita semuanya," kata Jokowi. Peresmian jembatan lalu ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian jembatan.
Dalam kunjungan ke Papua sebelumnya, Jokowi beberapa kali menyebut Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi. Misalnya pada akhir 2015 dan awal 2016 lalu.
Peresmian jembatan Youtefa diketahui molor dari jadwal semestinya. Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua saat itu, Lenis Kogoya mengatakan Jokowi menunda peresmian. Sedianya Jokowi terbang ke Papua pada awal September 2019.
"Enggak bisa diresmikan. Pak presiden tanya saya, kapan diresmikan? (Saya bilang) ada masalah. Ini yang masih bikin masalah sekarang," kata Lenis akhir Agustus lalu.
Lenis menyatakan alasan tak bisa diresmikan Jembatan Merah itu karena permasalahan sengketa lahan. Menurutnya, ada perusahaan yang mengklaim memiliki lahan di dekat kawasan jembatan tersebut, padahal lahan itu milik masyarakat. (tst/ain)