Tito menyampaikan masih ada perbedaan pendapat antartokoh di dua wilayah adat, La Pago dan Meepago, terkait penamaan provinsi baru di pegunungan tengah Papua.
"Kalau yang di selatan tidak masalah, sudah. Yang tengah dan atas ini yang masih tarik-menarik apakah aspirasinya dari Papua Tengah ini mau tidak," kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tokoh lainnya dari Meepago menginginkan provinsi baru dengan nama Papua Tengah. Nantinya provinsi ini berpusat di Kota Timika.
"Sementara dijadikan satu dulu, namanya Papua Pegunungan Tengah. Kalau memang itu disepakati, yang di utara disepakati, berarti nambahnya dua," tutur dia.
"Kita tunggu aspirasi mereka juga, cuma ya jangan menggunakan kekerasan lah," lanjut dia.
Namun Mendagri sebelumnya, Tjahjo Kumolo memastikan pemekaran di Papua hanya dua provinsi. Tjahjo memastikan pemekaran tak terhambat moratorium yang diterapkan Jokowi sejak tahun 2014.
Tito Rapat Tertutup Dengan Mahfud MD
Sementara itu, hari ini Tito menyambangi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Kedatangan mantan Kapolri itu disinyalir untuk rapat dengan Menko Polhukam Mahfud MD.
Pantauan CNNIndonesia.com, Tito tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan menumpang mobil Toyota Land Cruiser berwarna abu-abu.
Tidak ada keterangan yang disampaikan Tito setiba di Kantor Kemenko Polhukam. Ia terlihat langsung masuk ke dalam kantor tempat Mahfud MD bertugas.
Berdasarkan informasi, Mahfud telah berada di dalam kantornya sejak pagi hari. Sebelum menerima Tito, mantan Hakim MK itu juga telah menggelar rapat internal dengan jajaran pejabat Kemenko Polhukam.
Rapat yang digelar tertutup antara Mahfud dengan Tito itu masih berlangsung hingga saat ini. (dhf/jps/osc)