Marni adalah seorang ibu rumah tangga yang ditemukan warga dan polisi dalam kondisi telah meninggal dunia, bengkak dan membusuk di kamar kosnya di jl Bontonompo, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (28/10) sore.
Saat jenazah ditemukan, putri bungsunya yang masih berusia 2 tahun, Eva Angelia Batti, ditemukan di sisi Marni yang sudah tidak bernyawa itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sebenarnya berharap bisa autopsi," kata Farid.
Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin mengatakan keluarga korban telah memutuskan tidak ada tindakan autopsi sehingga jenazah mereka ambil siang tadi. Arifuddin mengklaim tidak ada tanda-tanda tindak pembunuhan di balik kematian Marni.
"Karena keluarga korban menolak autopsi ya sampai di sini saja, karena kita juga tidak bisa melihat tanda-tanda kematian karena dibunuh misalnya," kata Arifuddin.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Lina, (32), bibi dari balita Eva, mengatakan jenazah Marni telah diambil keluarga dan telah dimakamkan.
"Pukul 12.00 Wita tadi jenazah diambil di rumah duka, dibawa ke gereja dan dimakamkan pukul 13.00 Wita di pekuburan Panaikang," kata Lina yang merupakan sepupu dari suami Marni.
"Belum cerai tapi sudah hidup terpisah," tutur Lina.
Pantauan di RS Bhayangkara, Eva sudah bisa bermain dengan mainan yang diberikan kepadanya. Sementara, ayah Eva, Kris Batti tidak terlihat di RS Bhayangkara karena tengah hadiri prosesi pemakaman istrinya.
(svh/dal)