"Karena saluran air yang tidak maksimal, saya berharap segera selesaikan pihak pelaksana besok. Saya minta segera mungkin menghadap ke saya merencanakan sebagaimana baiknya," kata Anwar saat meninjau RW12 Cipinang Melayu, Minggu (4/10).
Saluran air di wilayah itu sengaja disumbat kontraktor PT Wika sebab selama ini menghalangi jalur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, sehingga dilakukan relokasi saluran.
Akibat situasi itu rumah warga di RT07, RT08, RT09, dan RT11 terendam air hujan dengan ketinggian bervariasi antara 20-50 centimeter pada Jumat (1/11) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan saya ya boleh-boleh saja pengembang melakukan aktivitas sebaik mungkin, tapi dipikirkan warga saya, agar warga saya tidak terkena banjir. Saya lihat pengembang ini enggak serius, karena saya lihat alat berat hanya satu," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Anwar meminta agar saluran air warga menuju Kali Sunter segara dinormalisasi paling lambat Senin (4/11), karena banyak terdapat tumpukan tanah.
Anwar menegaskan kepada pengembang untuk selalu mengantisipasi dampak negatif dari pembangunan lintasan kereta.
"Saya berharap secepat mungkin harus dinormalisasi kali ini, jangan ada warga yang dirugikan," katanya.