Pertemuan itu, kata dia, akan membahas mengenai rencana untuk berkolaborasi di Pilkada serentak tahun 2020 dan proyeksi untuk Pilpres 2024 mendatang.
"Silaturahmi, jadi [Pilkada] 2020, kan sering ada pertemuan juga kami tapi di levelnya itu biasanya itu Sekjen, bagaimana dalam satu daerah itu kita bisa kerja sama dengan Golkar, PDIP dengan Nasdem ini kan sebentar lagi," kata Zulhas di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11).
Zulhas menyatakan jajaran pimpinan partai politik sudah sepatutnya menjalin pertemuan jelang Pilkada 2020 agar parpol bisa segera melakukan konsolidasi dan membangun koalisi di tingkat daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya soal pemilu, Zulhas mengatakan pertemuannya dengan Surya Paloh akan membahas sejumlah regulasi perundangan yang kontroversial belakangan.
Sebut saja, RUU Pertanahan, RKUHP hingga RUU Pertanahan yang pengesahannya sempat tertunda di DPR periode 2014-2019 lalu.
[Gambas:Video CNN]
Meski begitu, Zulhas belum memastikan kapan jadwal pasti bertemu Paloh. Tak hanya bertemu Nasdem, Zulhas turut berencana bertemu dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati dalam waktu dekat untuk membahas berbagai isu-isu politik tersebut.
"Ini juga lagi di arrange kita mau ketemu PDI Perjuangan nanti," kata dia.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan partainya berencana mengadakan pertemuan dengan PAN usai bertemu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Pertemuan dengan PAN rencananya akan dilakukan pada akhir November mendatang.