Pertemuan itu berlangsung kurang lebih satu jam. Prabowo yang mengenakan baju yang jadi ciri khasnya; kemeja berwarna coklat muda, ditemani langsung oleh Luhut saat turun ke lobi untuk bertemu awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengaku akan berkeliling ke kementerian dan lembaga lain untuk meminta saran dan masukan, termasuk dalam bidang pertahanan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebut semua proyek warisan dari menteri pertahanan sebelumnya akan dia kaji semua. Termasuk soal proyek pesawat tempur hasil kerja sama Indonesia dan Korea Selatan, Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX).
"Kita kaji semua ya, kita semua kaji. Kita kaji ya," kata Prabowo.
Proyek pengembangan pesawat tempur KFX/IFX ini pernah tertunda pada 2009. Pada 7 Januri 2016, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani cost share agreement.
Diketahui, Prabowo dan Luhut pernah melakukan pertemuan tertutup sebelum pencalonan di Pilpres 2019, di sebuah restoran Jepang, di Jakarta. Kedekatan dua tokoh itu pun terjalin saat masih sama-sama mengabdi di militer. Saat Luhut mengomandoi Detasemen Khusus 81/Penanggulangan Teroris pada dekade 1980an silam, Prabowo adalah wakilnya.