Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan konsistensi juga sangat penting dijalankan oleh parpol oposisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan antara Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman berlangsung di Kantor DPP PKS, Rabu (30/10).
Saat pidato ulang tahun ke-55 Partai Golkar, Rabu lalu. Jokowi menyebut wajah Surya Paloh lebih cerah setelah bertemu Sohibul.
Jokowi juga mengaku tidak pernah mendapat pelukan se-erat yang dilakukan Paloh kepada Sohibul.
NasDem juga berencana menggelar pertemuan dengan partai lain di luar pemerintahan, yakni Partai Amanat Nasional. Sebelumnya, Paloh menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Hasto enggan mengomentari lebih jauh soal langkah politik NasDem, termasuk keputusan NasDem mengundang Anies Baswedan hadir dalam Kongres partai pada 8-11 November di Jakarta.
Dia berkata Presiden Jokowi pernah menilai pertemuan antar pimpinan itu hal biasa di tengah tradisi demokrasi Indonesia. Atas dasar itu Hasto tidak sependapat dengan pandangan sejumlah pihak yang menilai NasDem kian menjauh dari koalisi pemerintah.
[Gambas:Video CNN]
"Jadi tidak ada yang menjauh, tidak ada yang mendekat. Setiap partai punya posisi masing-masing dan kami menghormati itu," ujarnya.
Namun, dia enggan merinci kapan Mega akan datang dalam acara itu. "Akan datang," ujar Hasto tanpa merinci waktu kedatangan Megawati. Hasto beralasan Megawati masih berada di Jepang. (jps/wis)