"Kalau kita mau memperoleh kursi lebih tinggi lagi, maka diperlukan konsistensi ucapan dan perbuatan. Diperlukan komitmen, kesediaan yang mengikat. Bukan hanya janji segala janji, mengatakan 'aku paling setia mendampingi bapak presiden'," kata Paloh dalam pidato pembukaan Kongres II NasDem di Jakarta, Jumat (8/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas dasar itu, dia tegaskan NasDem menggunakan strategi komunikasi politik yang cair. Tidak ada sekat hambatan, baik kepada partai pengusung pemerintah maupun partai di luar pemerintah.
"Itulah manifesto kita, jadi bukan hanya dasar NasDem partai pengusung pemerintah," ujar Paloh.
Paloh menuturkan partai bersyukur berada di barisan pengusung pemerintah. NasDem, ditegaskan Paloh bangga berada di posisi tersebut dan ingin mempertebal komitmen agar pemerintah bisa sukses menjalankan tugasnya.
[Gambas:Video CNN]
Dia menyatakan partainya siap berkorban meski didera sinisme dan kecurigaan dari pihak lain. "Kita berbesar hati. Kita memang berusia baru delapan tahun sebagai parpol," katanya.
Kongres II NasDem digelar di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, 8-11 November. Salah satu agenda penting kongres ini adalah pemilihan Ketua Umum NasDem. Surya Paloh disebut-sebut bakal secara aklamasi dipilih kembali sebagai Ketua NasDem. (mjo/asa)