Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem 34 daerah diketahui sebelumnya secara aklamasi kompak meminta Surya Paloh menjadi Ketua Umum NasDem periode 2019-2024.
"Saya merasa tersanjung terhormat, artinya para kader masih memberikan keyakinan, kepercayaan dan amanah bagi saya untuk memimpin partai ini," kata Surya ditemui di sela Kongres ke-2 NasDem di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/11) sore.
Paloh mengakui tugas kedua yang diembannya ini mungkin tak bakal ringan mengingat karier politiknya yang sudah cukup panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Paloh tak merasa khawatir terpilihnya dia untuk kali kedua ini bakal menjegal regenerasi tokoh di Partai NasDem. Justru ia mengklaim, ke depan partainya akan mulai menjaring tokoh baik di dalam ataupun di luar kader yang mumpuni untuk melanjutkan misi politiknya.
Pengukuhan Surya Paloh untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum Partai NasDem dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/11) besok siang. Ketua Fraksi NasDem DPR Ahmad Ali memastikan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari 34 daerah secara aklamasi kompak meminta Surya Paloh menjadi Ketua Umum Periode 2019-2024.
Kata Ali, satu nama yang muncul di sidang pleno Sabtu (9/11) kemarin itu telah disetorkan ke majelis tinggi untuk dimintakan persetujuan.
"Pengumumannya kalau sesuai dengan jadwal Insyaallah akan diumumkan pada besok siang. Karena majelis tinggi akan bersidang," kata dia ditemui di tengah kongres di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/11).
[Gambas:Video CNN]
Ahmad Ali mengatakan sidang majelis tinggi tersebut akan memutuskan dan menetapkan ketua umum terpilih 2019-2024. Ia pun mengakui belum ada calon lain di partainya yang ketokohannya mampu menandingi Surya Paloh.
"Partai NasDem termasuk bangsa Indonesia menurut kami masih sangat membutuhkan ketokohan, kepemimpinan dari Pak Surya Paloh. Sehingga dari seluruh kader NasDem baik itu anggota maupun struktur partai masih sangat mengharapkan kesediaan Pak Surya Paloh untuk memimpin kembali partai ini, paling tidak sampai dengan pemilu 2024," ungkap Ahmad Ali.