Atas prestasi tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan selamat serta rasa syukur dan bangganya karena salah satu rumah sakit dari Jawa Timur (Jatim) bisa mewakili Indonesia sekaligus meraih prestasi di level internasional.
"Selamat kepada RSUD dr Iskak Tulungagung karena prestasi ini tidak hanya membanggakan dan membawa nama baik Jatim tapi juga Indonesia di tingkat dunia. Sekali lagi selamat, Jawa Timur berbahagia dan bangga. Semangat dan sukses Tulungagung," ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penghargaan ini harus menjadi motivasi dan semakin memacu rumah sakit lain di Jatim untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.
Prestasi membanggakan ini diraih berkat inovasi manajemen pelayanan publik yang terus dilakukan RSUD dr Iskak Tulungagung melalui 'The New Concept Hospital Management combined with Public Safety Centre (PSC)'.
Inovasi itu menjadi sebuah solusi baru manajemen perumahsakitan Indonesia di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan karakter biaya rendah (low cost) dan berkualitas tinggi (high quality). Konsep ini kemudian dipadukan dengan PSC yang merupakan pusat keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terpadu dengan layanan call center di 119 atau 0355-320119.
Perpaduan New Concept Management Hospital dengan program PSC tersebut juga menjadikan RSUD dr. Iskak Tulungagung menjadi salah satu rumah sakit pilihan masyarakat dengan indeks kepuasan masyarakat 83,05 pada 2018. Selain itu, RSUD dr Iskak mencatatkan diri sebagai rumah sakit pemerintah paling mandiri di Indonesia dengan cost recovery rate mencapai 87 persen (2018). (fef)